Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Isi Kepala Wanita Dewasa di Ambang Pintu Kepala Tiga

Tepat berusia 29 tahun, aku semakin berpikir lebih banyak tentang kenyamanan, kebebasan berpendapat dan keamanan hidup sebagai wanita dewasa. Rasanya, topik tentang kedewasaan sudah mulai hadir di topik perbincanganku sehari-hari sejak 9 tahun lalu. Memasuki usia 20 tahun, aku tidak punya banyak ekspektasi terhadap hidup. Aku hanya memikirkan bagaimana kelancaran studiku saat itu. Tahun semakin bertambah, topik tentang kedewasaan itu semakin memeriahkan meja makan bersama teman terdekat. Karier impian, jodoh, menikah, anak dan seterusnya, semua topik itu seakan semakin terasa nyata. Saat memasuki usia 25 tahun, aku kira hidup mulai lebih bersahabat. Semua bisa terlihat lebih mudah, tanpa rasa khawatir dan lebih terasa ringan. Ternyata, di usia krusial yang orang-orang anggap semakin menuju kedewasaan itu, semua rasanya masih sama saja. Entahlah, mungkin hanya aku yang jalan di tempat. Iya, aku selalu berpikir seperti itu. Sampai akhirnya, waktu terus menuntunku memasuki usia yang ...

Postingan Terbaru

Kata Buku 03: Tawa Hingga Air Mata Dibalik Cerita Keajaiban Toko Kelontong Namiya

Bercerita 04: Tidak Ada yang Mudah Ketika Menjadi Guru

Kata Buku 02: Sebuah Kisah Hangat dari Rani dalam Buku “Musim Yang Tak Sempat Kita Miliki” karya Rintik Sedu

Kata Buku 01: Mengapa Tuhan Menciptakan Air Mata?

Bercerita 03: Impian dan Manfaat

Kilas Cerita 02: Tauhid, Akar Kuat Hijrah Penuh Tantangan

Bercerita 02: Dicintai atau Mencintai

Kilas Cerita 01: Mari Menjadi Kaya

Bercerita 01: Berbuat Baik Meninggalkan Nama Baik