Kata Buku 02: Sebuah Kisah Hangat dari Rani dalam Buku “Musim Yang Tak Sempat Kita Miliki” karya Rintik Sedu
Hai, apa kabar? Lama tidak bercerita di halaman yang sudah berdebu ini. Kali ini, biar lebih akrab, sepertinya sapaan “Saya” akan diganti dengan “Aku”, biar kesannya lagi cerita sama teman aja 😁 Oh ya, terakhir kali berkunjung sepertinya jauh di akhir tahun 2024 lalu, bercerita tentang buku nonfiksi yang baru selesai dibaca. Iya, terlalu banyak hal berkesan dari buku itu. Sampai rasanya ingin dibaca ulang. Sekarang, di pertengahan 2026 ini, aku mau cerita tentang salah satu buku lainnya. Kali ini buku fiksi yang ingin aku bagikan. “… Aku meyakini bahwa apa yang digariskan untuk selesai, ya sudah seharusnya selesai. Kalau kita paksakan untuk berlanjut, kita juga menghalangi apa yang seharusnya datang berikutnya…” -Rani- Hal. 245_ Musim yang Tak Sempat Kita Miliki by Rintik Sedu Potongan kalimat itu, cukup menggelitik ketika aku membacanya pertama kali. Buku ini menjadi buku kedua dari Rintik Sedu yang aku baca, tapi jadi buku pertama yang aku beli sen...




